Hidup adalah mimpi. Agar hidup semakin hidup, manusia perlu membangun
mimpi. Tanpa mimpi, berarti mati. Begitu pula eL-Zawa, di usianya yang
keenam, eL-Zawa terus beranjak dari satu mimpi ke mimpi lainnya. Mimpi
besarnya yang baru saja terwujud adalah pameran produk UMKM binaan
eL-Zawa yang tersebar di segenap wilayah Malang Raya. Tujuan dasar
pameran ini adalah untuk memberikan bukti bahwa dana zakat yang dikelola
secara produktif, tidak hanya memberikan manfaat sesaat bagi para
mustahiq, tetapi telah memandirikan mereka untuk bisa hidup layak tanpa
terbelit hutang rentenir dan tanpa membebani orang lain.
Beberapa peserta pameran adalah
orang-orang yang terselamatkan oleh program Qardhul Hasan eL-Zawa
benar-benar murni syariah. Program pembiayaan tanpa bunga ini sangat
dirasakan manfaatnya oleh para pedagang yang menjadi nasabah eL-Zawa.
Sebut saja, Mas Saiful yang dulunya hanya jualan kripik singkong dan
kripik belut di wilayah Sumber Pucung, kini sudah berhasil mengembangkan
usaha itu ke wilayah Malang Raya dan bahkan hingga Pasuruan. Usahanya
pun kian variatif. Hasil simpanannya dapat digunakan untuk membuka usaha
baru berupa es campur di dekat pom bensin yang sangat laris. Tidak jauh
beda dengan mas Syaiful, Pak Adi yang dulunya hanya sebagai pengepul
peralatan pertanian, kini dengan dana pinjaman dari eL-Zawa, ia bisa
membuat pandai sendiri sehingga ia mampu memproduksi berbagai alat
pertanian dengan harga lebih murah. Sekarang, jaringan usahanya sudah
melewati batas wilayah Jawa Timur, bahkan hingga ke pulau Sumatra.Itulah
beberapa bukti konkrit suksesnya pembinaan UMKM yang telah dilakukan
eL-Zawa.
Ke depan, eL-Zawa bermimpi akan membuka gerai eL-Zawa di luar kampus
yang dikhususkan bagi para mustahiq. Program ini sesungguhkan merupakan
kelanjutan dari berbagai program BMT yang sekarang ini ada namun masih
terbatas jangkauannya. Kelak, ketika BMT ini sudah mempunyai beberapa
kantor layanan di luar kampus, manfaat zakat sebagai modal pemberdayaan
masyarakat akan semakin terasa.
Mimpi lainnya adalah dibentukkan orphan-one stop service. Program ini
dirancang untuk memberikan pelayanan lebih kepada anak-anak yatim
unggul yang dimiliki eL-Zawa. Saat ini, eL-Zawa memiliki 46 anak yatim
rumahan yang mendapat bantuan pendidikan setiap bulan, layanan
pendampingan, dan wisata liburan sekolah. Ke depan, program yatim ini
akan dipoles menjadi program utama dengan mencarikan orang tua asuh bagi
para yatim. Kelak, anak yatim tersebut akan dipertemukan dengan orang
tua asuh mereka sehingga akan ada komunikasi intensif antara anak yatim
dan orang tua asuhnya. Para orang tua asuh ini berhak menerima informasi
seputar anak yatim itu, seperti hasil ujian/rapor, kondisi kesehatan,
hingga kehidupan sehari-harinya. Pendeknya, anak yatim unggul akan
merasakan kasih sayang dari orang tua barunya melalui program orphan-one
stop service ini.
Mimpi-mimpi ini perlu terus dipupuk dan semoga menjadi kenyataan,
tentunya atas dukungan semua pihak, termasuk para pejabat kampus dan
para donatur yang telah mempercayakan dana sosialnya ke eL-Zawa. Insya
Allah.